Category Archives: Bali

Itinerary Bali

Perjalanan ini dilakukan pada bulan September selama 4 hari 3 malam, dengan total yg ikut 5 orang.

total cost di bawah belum termasuk makan, oleh-oleh  dan biaya on the spot

basic akomodasi (in Indonesian Rupiah’s) :
– taxi dari rumah ke Soekarno Hatta Airport : 140k (include biaya tol)
– pesawat promo Airasia. total 328k PP (include bagasi 2*15 kg)
– Airport tax Soekarno Hatta : 40k * 5
– sewa mobil (karimun) : 145k * 2 hari
– bensin : 150k
– hotel Tune Legian : 225k (2 double room standar * 3 malam)
– taxi dari hotel ke airport : 20k
– Airport tax Ngurah Rai : 30k * 5
– bis airport : 20k * 5
– taxi dari terminal bus ke rumah : 18k

total biaya : 1621k (@ 324k / orang)

θ Bali Day 1

θ Bali Day 2

θ Bali Last Day

θ Itinerary Bali

Advertisements

Bali Last Day

tujuan utama hari ini ke Tanah Lot, tapi sebelumnya mau melihat pantai Dreamland dulu. menurut info, kabarnya bagus sekali.

berangkat dari hotel jam 7.30 pagi, langsung meluncur ke arah Uluwatu, lewat Jalan Ngurah Rai.
tidak jauh dari pertigaan Jalan Kuta dan Jalan Legian, ada warung makan muslim, dengan harga yg terjangkau dan masakan yg cukup enak. makan & minum sekitar 10k – 15k.

Dreamland
kalau menyusuri Jalan Uluwatu, setelah Garuda Wisnu Kencana (GWK), kalian akan melihat pintu gerbang Pecatu Indah Resort di sebelah kanan jalan. dari situ masuk saja ke dalam dengan jalan menurun. daerahnya sedikit mirip dengan komplek Dago Pakar di Bandung. bedanya, di Bandung tidak ada pantainya.

di tempat parkiran dikutip biaya 15k / mobil. dari situ kita harus menuruni jalan yg cukup terjal dan berbatu untuk menuju pantai. karena gw datang pagi sekali, pantainya masih sepi banget. gagal melihat pemandangan 17+

di sana ada semacam food court dan kafe. di bawahnya sudah disusun tempat buat berjemur untuk disewakan. pantainya memang privat & tidak penuh seperti Kuta. viewnya juga bagus, cuma tidak bersih juga. sempat gw jumpai sampah-sampah kecil di sepanjang pantai.

kalo tujuannya cuma mau melihat pantai sekilas saja, sepertinya tidak worthy, apalagi dilihat dari aksesnya yg cukup susah, plus ada restribusi lagi.

kalau kalian masih banyak waktu, ada beberapa spot yg searah dengan Dreamland, seperti GWK, Pura Uluwatu, Pantai Bluepoint, Jimbaran. sayangnya kita ada janji siangnya dengan seseorang di Denpasar.

sesuai rencana kami langsung menuju ke Tanah Lot. lokasinya memang tidak searah dengan Dreamland. kalau Dreamland di selatan, Tanah Lot berada di atas Legian / Seminyak. justru dari Tune Hotel lebih dekat ke Tanah Lot.

Tanah Lot
jalan ke Tanah Lot cukup menyusahkan karena ketemu banyak belokan atau perempatan. ditambah papan petunjuk yg sering tidak ada. saranku, sering-sering  bertanya daripada nanti kelewatan.

tarip masuk : 7.5k / orang, 5k / mobil

sepanjang jalan menuju pintu gerbang akan banyak dijumpai toko-toko souvenir dan tempat makan. secara umum, barang yg dijual disini sudah fix price alias tidak bisa ditawar lagi. waktu dilihat-lihat, ternyata harga kaos bali, harganya sama dengan harga yg udah ditawar mati-matian di Sukawati. walah, kalau tahu begini, beli disini saja.
tapi tetep , disini tidak ada celana yang kucari  😛

waktu gw datang, sayangnya laut sedang pasang, jadi tidak bisa mendekati pura. di dalam area juga ada tempat makan dengan view ke laut. cocok untuk yg mau dinner sambil lihat sunset.
kalau mau irit lagi, setelah masuk jangan langsung turun ke arah pura, tapi langsung belok kanan, arahnya menuju ke atas. dari sana, ada bagian tebing yg sedikit menjorok dan bisa melihat pura dari atas. ada tempat istirahat yg bisa kita pakai buat tempat makan. makanannya tentu bawa dari luar.

disini juga banyak dijumpai para tukang foto yg menawarkan jasanya, cuma kasihan juga melihat mereka yg susah dapat pelanggan. hari gini Hp ga ada potonya, ya tidak mungkinlah. cuma kalau kalian mau mendapatkan hasil foto yg pro, bolehlah pakai jasa mereka. hasilnya memang lebih bagus dan mereka tahu mana angle yg bagus buat ambil foto.

menurut gw, ini spot numero uno yg harus dikunjungi, terutama buat yg baru pertama kali. belum bisa dibilang ke Bali kalau belum kesini.

tambahan (di luar itinerary)
bagian ini sebenarnya diluar rencana, tapi karena sudah diundang dan ga tau kapan lagi bisa kesana, jadinya terpaksa beberapa spot dihapus dari daftar.
dari Tanah Lot, kita kembali ke hotel dulu, buat mengembalikan mobil sewa. perjanjiannya mobil dijemput di hotel. kalau kalian mau dijemput di bandara atau di tempat lain di sekitar daerah Kuta juga bisa, tanpa fee.

oleh tuan rumah kita diajak keluar makan . makan siang di resto sunda di Denpasar, lupa gw namanya. makanannya juga enak, terutama sop buntut bakarnya, enak sekali. porsinya juga banyak, bisa untuk 2 orang, harganya 32.5k. millshake vanilanya juga enak, harganya 18k. total habis lumayan juga. kalau harus bayar sendiri bisa menguras kantong….jadi makan siang lewat.

habis itu diajak ke Mall Discovery di Jl Kartika Plaza Kuta. dari airport, kalau mau ke Kuta pasti melewati mal ini. view belakang mal juga bagus karena langsung menghadap pantai, enak juga buat kongkow-kongkow sambil melihat sunset.

tadinya mau makan malam di Jimbaran, tapi sialnya hujan turun deras. karena hujan tidak berhenti, akhirnya kita makan di resto seafood di Discovery Mal. viewnya menghadap ke pantai, tapi percuma juga karena gelap dan hujan. tempatnya lumayan enak. ada paket buat berempat dengan harga 500k. menunya, kakap bakar/goreng, udang mentega, cumi goreng tepung, kerang bakar, cah kangkung dan untuk desert buah-buahan.
kalau 5 orang juga tidak masalah memesan paket ini, porsinya cukup banyak kok.
selesai makan kita langsung diantar pulang ke hotel dan istirahat karena besok pagi sudah harus pulang ke Jakarta.

θ Bali Day 1

θ Bali Day 2

θ Bali Last Day

θ Itinerary Bali

Bali Day 2

tujuan hari ini lumayan padat. rencananya mau ke SanurSukawatiTampak SiringPura Tirta EmpulPura Taman AyunBedugul (Pura Ulun Danu). tapi gara-gara bangun kesiangan, Sanur terpaksa di-skip.

Pasar Seni Sukawati
berangkat dari hotel jam 7 lewat, jadinya mau cari sarapan di pasar Sukawati. sebelum pasar Sukawati, ada pasar tempat belanja souvenir juga, yaitu Pasar Guwang. banyak juga yang salah mengira kalau ini pasar Sukawati. disini sepertinya memang lebih diperuntukkan buat para turis dengan parkirnya yang lebih luas. tapi karena kita juga mau cari makan, akhirnya lebih prefer ke Sukawati. lurus dari sini, ketemu pertigaan belok kanan. pasar seni Sukawati letaknya juga berdampingan dengan pasar tradisional.

sayangnya waktu kita datang, banyak yang tutup karena lagi ada upacara adat, kalau tidak salah upacara bulan purnama. sepertinya Bali banyak sekali upacaranya.

sebelum hunting, berhubung cacing-cacing di perut sudah menagih minta makan, kita mampir dulu di beberapa gerobak penjual makanan di jalan samping pasar.
ta_hu cam_pur (mixed tofu) : 6k, mirip dengan ketoprak, cuma tidak pake bumbu kacang.
es kelapa muda : 4k, lumayan enak, dicampur dengan lemon. segerrr.
nasi campur bali (dibungkus), ini buat makan siang di Bedugul. isinya ayam suir, abon, mie, orek tempe. harga : 10k / porsi.

dengan prinsip datang pagi, biar bisa dapat harga murah, tapi tetap jangan lupa tawar afghan. pokoknya bargain setengah harga. kaos batik Bali : 15k, celana panjang : 25k. celana ini memang sudah diincar dari Jakarta. bahannya sekilas mirip karung goni gitu dengan warna krem. dulu gw beli disini, harganya 15k yang ukuran 3/4.

Istana Tampak Siring dan Pura Tirta Empul

selepas dari sini, langsung meluncur ke Tampak Siring. perjalanan lumayan jauh, sekitar satu jam-an. ternyata untuk masuk ke Istana Tampak Siring harus reservasi dulu, FOR FREE (mirip dengan Boscha). buat pribadi juga boleh. untuk reservasi, kirim fax ke 036-1901300. untuk bertanya, telpon ke 036-1901400 (ext.533).
apa boleh buat, terpaksa harus puas foto-foto di depan pintu masuk.

setelah itu kita menuju ke Pura Tirta Empul. letaknya dekat dari Istana, kalau dari Sukawati, sebenarnya lokasinya lebih dekat ke Tirta Empul. Pura ini terkenal dengan air suci bagi umat Hindu Bali, dimana terdapat kolam pemandian untuk menyucikan diri.
begitu sampai di pintu gerbang, kaget juga melihat tarip masuk 15k /orang, mobil : 7.5k.
setelah berembug, akhirnya dibatalkan karena sayang keluar duit segitu cuma buat lihat tempat pemandian.

Pura Taman Ayun
perjalanan dilanjutkan ke Pura Taman Ayun, lewat Ubud. kalau ke Bedugul dari Ubud, memang melewati Taman Ayun. disini tarif parkir mobil : 2k, biaya masuk : 3k /orang. walau tarip-nya murah, kita cukup puas dengan foto-foto dari luar saja. disini cuma stop 15 menit saja.

Bedugul / Pura Ulun Danu
di tengah perjalanan ke Bedugul, akhirnya hal yg tidak diharapkan terjadi. tiba-tiba turun hujan deras, dan berkabut pula. bisa batal rencana makan sambil rekreasi di Ulun Danu.
karena sudah kepalang basah, the show must go on. di gerbang kita harus bayar parkir 5k. sempat juga ragu-ragu, jadi atau tidak. sebelum bayar, sempat bertanya dulu dengan penjaga gerbang.
Q: pak, kira-kira hujannya lama atau sebentar ?
A: (dengan yakinnya) tidak kok, sebentar saja
petugasnya sok tau banget, tapi sebenarnya yg bego, yg nanya apa yg jawab ..wkakakkak

sambil menunggu hujan reda, kita parkir mobil dulu, sambil makan siang di dalam mobil. padahal tadinya sudah membayangkan makan siang di atas rumput sambil lihat pemandangan Ulun Danu and Danau Bratan…siaaal.

biaya masuk ke dalam : 7.5k /orang.

tidak jauh dari Pura Ulun Danu, ada Mesjid Besar Alhidayah. lokasinya seperti diatas bukit, jadi view ke Danau Bratan dan Ulun Danu lumayan bagus. sayang waktu gw datang, masjid sedang renovasi.

selain itu juga ada Kebun Raya Bedugul, tempatnya asri dengan hawa yg sejuk, enak sekali buat rekreasi. tempatnya juga luas, tapi kita diperbolehkan buat mengelilingi kebun dengan mobil (add fee 12k). buka setiap hari kecuali Hari Raya Nyepi, dari jam 8.00 s/d 18.00, tarip 7k /orang, mobil : 6k.

tidak jauh dari sini juga ada Pasar Bedugul, kalau mau cari strawberry atau sayur mayur & buah segar, disini tempatnya.

Pura Ulun Danu dan Bedugul adalah tempat #must see# kalau liburan ke Bali. tidak bakalan menyesal.

pulang dari Bedugul sekitar jam 4, dan karena melewati Joger (kurang lebih 10 km dari Ulun Danu), jadi mampir dulu disini. niat awal memang tidak mau beli karena di rumah masih ada banyak kaos joger, tapi melihat banderol harganya, lumayan mahal juga , di kisaran 70k – 100k. sepertinya dulu masih ada yang 30k – 50k.

sampai Denpasar sudah malam, berhenti di daerah Teuku Umar buat makan malam.
kemudian balik ke hotel, istirahat sebentar. malamnya kita menyusuri pantai dari Double Six’s Legian sampai ke Kuta. melewati daerah Poppies Lane sampai Tugu Bom Bali. di sepanjang Poppies 1 & 2 banyak tersedia budget hotel, resto, toko souvenir dan minimart. di tambah lokasinya yg dekat dengan pantai Kuta dan area nightlife Legian, membuat daerah ini jadi tempat berkumpulnya para backpacker.

sempat penasaran dengan resto bamboo corners. kabarnya disini makanannya murah. letaknya di Poppies Lane 1. kalau masuk dari Kuta, jalan lurus saja, letaknya di sebelah kiri, di seberang internet cafe.
sayangnya ketika lihat menu, ternyata jual makanan yg terbuat dari babi juga, yang akhirnya bikin kita batal makan disana. tapi harganya memang terjangkau. too bad….

θ Bali Day 1

θ Bali Day 2

θ Bali Last Day

θ Itinerary Bali

Bali Day 1

tiba di Ngurah Rai International Airport siang menjelang sore, langsung serah terima mobil rental di airport, yang sudah di-booking sebelumnya lewat oztourism.
jadi sekalian hemat ongkos dari airport ke hotel.

Tidak tersedia bus dari airport ke downtown, sehingga satu-satunya transportasi umum adalah taxi. kalau mau naik taxi, sebaiknya jalan dulu keluar airport dan stop taxi yang lewat. karena taxi resmi airport lumayan mahal, harga sudah fix tergantung tujuan.
dari arrival hall ke exit gate tidak jauh kok, dan taxi yang lewat cukup banyak.
oh ya, kita tidak bisa langsung sewa taxi yang menurunkan penumpang di dalam airport,  karena taxi dari luar tidak boleh bawa penumpang ketika keluar dari airport. saran gw, janjian dulu ketemuan di luar gate.

jarak dari airport ke Kuta tidak jauh, paling 10-15 menit dengan kendaraan. kalau punya kaki kuat bisa coba jalan kesana. sepanjang jalan tidak ngebosenin juga, banyak cafe, hotel, dll. dulu gw pernah berjalan kaki menyusuri pantai dari airport sampai ke pantai Kuta (masuk dari Komplek Perumahan Angkasa Pura). tapi lumayan cape juga sih

sambil jalan menuju hotel, kita cari makan dan ketemu sate & soto Madura di Jalan Raya Legian. tempatnya cuma gerobak gitu, di deretan toko-toko. sayangnya, makanannya sudah mau habis, alhasil cuma dapet 3 porsi.
harganya tidak beda dengan Jakarta, 10 tusuk sate + lontong : 10k, soto + lontong : 6k.

Tune Hotel Legian
lokasi Tune cukup tersembunyi. kalau dari arah Kuta, lewat Jalan Raya Legian ke arah Seminyak, ketemu swalayan di perempatan, belok kiri ke Jalan Arjuna (Double Six).
sebelum sampai pantai, ada gang kecil di kanan (dengan papan petunjuk) yang hanya cukup buat lewat satu mobil.
tempat parkirnya juga tidak luas, jadi harus rebutan dengan tamu lain. kalau kalian membawa mobil, usahakan jangan pulang terlalu malam karena tempat parkir bisa penuh.
kalau sial, terpaksa parkir di luar hotel (sepanjang Jalan Arjuna).

di dalam hotel juga ada Minimart, and restoran Es Teler 77.
fasilitas memang minim, jangan mengharapkan kolam renang. tapi dibandingkan hotel di Poppies Lane, Tune Hotel lebih bersih dan bagus.
kalo memang bisa dapat harga di bawah 50k, gw prefer menginap disini.
Tune hanya menyediakan fasilitas yang minimal, kamar tanpa ac & wifi, tidak disediakan handuk atau sabun (tapi semuanya itu bisa didapat dengan biaya tambahan yg reasonable)
kasurnya benar-benar mantap, seperti hotel bintang 5. tersedia fan & hot shower. that’s all I need.
lagipula, tujuan kita berlibur adalah untuk keliling Bali, bukan buat stay di hotel. jadi, apa yang ditawarkan Tune sudah oke.

bagi yang ingin lebih dekat ke Kuta, ada baiknya memilih Tune Kuta. kebetulan gw tidak mendapatkan harga murah di Kuta pada tanggal segitu. BTW, Tune Legian tidak ada kamar single.

setelah istirahat, sorenya kita jalan ke Denpasar. mau cari makan, dan cari oleh-oleh ke Erlangga.
lah, baru tiba kok sudah cari oleh-oleh ?
cos demi efisiensi, karena besoknya mau jalan ke tempat yang jauh. jadi biar tidak rugi juga nyewa mobilnya.

Erlangga 2 (Jl Nusa Kambangan)
kalau mau cari oleh-oleh dan tidak mau dipusingkan dengan tawar menawar harga, maka disini tempat yang paling tepat. koleksinya lumayan lengkap, parkirnya juga luas. tempatnya juga bersebelahan dengan Krishna (toko souvenir juga). hanya saja gw kurang sreg dibandingkan dulu waktu ke Erlangga 1. tempatnya memang lebih sempit, tapi lebih menarik.

alhasil cuma beli makanan khas Bali & pigura pasir, padahal rencananya mau cari kaos bali dan celana, tapi tidak jadi karena harganya lumayan mahal.
jadinya jadwal besok harus hunting kaos di Pasar Sukawati.

hari pertama tidak banyak yang dilakukan, cuma keliling Denpasar. setelah itu pulang ke hotel.

dari Kuta menuju Erlangga, ambil Jalan Imam Bonjol, terus sampai ketemu perempatan Teuku Umar lalu belok kanan. sampai ketemu simpang lima, lurus saja tapi ambil simpang kedua dari kiri. itu sudah Jalan Nusa Kambangan. dari situ lokasi sudah tidak jauh lagi (for detail see map below)

Trip to Bali

θ Bali Day 1

θ Bali Day 2

θ Bali Last Day

θ Itinerary Bali