Jakarta

 

Provinsi DKI Jakarta terbagi menjadi 5 wilayah Kota administrasi, dan satu Kabupaten administratif, yakni: Kota administrasi Jakarta Pusat dengan luas 47,90 km2, Jakarta Utara dengan luas 142,20 km2, Jakarta Barat dengan luas 126,15 km2, Jakarta Selatan dengan luas 145,73 km2, dan Jakarta Timur dengan luas 187,73 km2, serta Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu dengan luas 11,81 km2.

Di sebelah utara membentang pantai sepanjang 35 km, yang menjadi tempat bermuaranya 13 buah sungai dan 2 buah kanal. Di sebelah selatan dan timur berbatasan dengan Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, sebelah barat dengan Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, serta di sebelah utara dengan Laut Jawa.

Busway TransJakarta

Transjakarta atau umum disebut Busway adalah sebuah sistem transportasi bus cepat atau Bus Rapid Transit di Jakarta. sistem ini dimodelkan berdasarkan sistem TransMilenio yang sukses di Bogota, Kolombia.

Saat ini, busway baru melayani sepuluh koridor.

Koridor 1

Koridor 1 untuk bus Transjakarta beroperasi dengan jurusan Terminal Blok M sampai Halte Stasiun Kota. Jalan-jalan yang dilalui koridor 1 adalah sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, dan Gajah Mada/Hayam Wuruk.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 1 adalah:

  • Terminal Blok M
  • Halte Masjid Agung
  • Halte Bundaran Senayan
  • Halte Gelora Bung Karno
  • Halte PoldaMetro
  • Halte Semanggi Benhil
  • Halte Karet
  • Halte Setiabudi
  • Halte DukuhAtas 1 (Transfer ke koridor 4 dan 6)
  • Halte Tosari
 

Koridor 2

Koridor 2 untuk bus Transjakarta beroperasi dengan jurusan Terminal Pulo Gadung (Jakarta Timur) sampai Halte Harmoni Central Busway (Jakarta Pusat). Jalan-jalan yang dilalui koridor 2 adalah sepanjang Jalan PerintisKemerdekaan, Suprapto, Senen Raya, Pejambon, Medan Merdeka Timur, Veteran, dan berputar di Halte Harmoni Central Busway. Untuk arah sebaliknya melewati Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan, Kwitang, Suprapto, dan seterusnya hingga kembali ke Terminal Pulo Gadung.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 2 adalah:

  • Terminal Pulo Gadung
  • Halte Bermis (sejak 1-sept-2009 dapat transfer ke koridor IV pukul 13:00-22:00)
  • Halte Pulomas
  • Halte ASMI
  • Halte Pedongkelan
  • Halte Cempaka Mas (Transfer ke koridor 10)
  • Halte RS Islam
  • Halte Cempaka Tengah
  • Halte Pasar CempakaPutih
  • Halte RawaSelatan
  • Halte Galur
  • Halte PasarSenen (Transfer ke koridor 5)
 
  • Halte Atrium
  • Halte RSPAD
  • Halte Deplu
  • Halte Gambir 1
  • Halte Masjid Istiqlal
  • Halte Juanda
  • Halte Pecenongan
  • Halte Harmoni Central Busway (Transfer ke koridor 1, 3 dan 8 )
  • Halte Balai kota
  • Halte Gambir 2
  • Halte Kwitang

Mulai 1 Juli 2011, Koridor 2 juga melayani penumpang di Halte Monas

Koridor 3

Koridor 3 untuk bus Transjakarta beroperasi dengan jurusan Terminal Kalideres (Jakarta Barat) sampai Halte PasarBaru (Jakarta Pusat). Pada awal operasinya, jalan-jalan yang dilalui koridor 3 adalah sepanjang Jalan Daan Mogot, S. Parman, Tomang Raya, Gajah Mada/Hayam Wuruk, dan Juanda. Untuk arah sebaliknya melewati Jalan Veteran dan langsung ke Tomang Raya tanpa melewati Harmoni Central Busway dan seterusnya hingga kembali ke Terminal Kalideres.

Dengan dioperasikan 2 halte baru sepanjang Jalan Kyai Tapa (Grogol Trisakti dan RS SumberWaras) sejak tanggal 10 September 2008,pengoperasian koridor ini berubah ke rute baru yaitu Jalan Daan Mogot, Kyai Tapa, Jalan Gajah Mada/Hayam Wuruk (halte Harmoni) dan Jalan Juanda. Sebagian armada koridor 3 tetap melayani rute Jalan S. Parman dan Tomang seperti di atas sebagai bagian dari jalur Pulo Gadung – Kalideres yang biasa disebut jalur express hingga tanggal 2 November 2009 di saat jalur tersebut dilayani sepenuhnya oleh armada koridor 8.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 3 adalah:

  • Terminal Kalideres
  • Halte Pesakih
  • Halte SumurBor
  • Halte RawaBuaya
  • Halte JembatanBaru
  • Halte Dispenda
  • Halte JembatanGantung
  • Halte TamanKota
 
  • Halte Indosiar
  • Halte Jelambar
  • Halte Grogol TrisaktiMulai 10 September 2008 (Transfer ke koridor 8 dan 9)
  • Halte RS SumberWaras Mulai 10 September 2008
  • Halte Harmoni Central Busway (Transfer ke koridor 1, 2 dan 8 )
  • Halte Pecenongan
  • Halte Juanda
  • Halte PasarBaru

Koridor 4

Koridor 4 untuk bus Transjakarta mulai beroperasi secara resmi sejak tanggal 27 Januari 2007 dengan jurusan Terminal Pulo Gadung sampai Halte DukuhAtas 2. Jalan-jalan yang dilalui koridor 4 adalah sepanjang Jalan Bekasi Raya, Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Matraman, Jalan Tambak, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Halimun.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 4 adalah:

  • Terminal Pulo Gadung
  • Halte Pasar Pulo Gadung
  • Halte Tugas
  • Halte Layur
  • Halte Jl.Pemuda Rawamangun Mulai 10 September 2008
  • Halte Velodrome
  • Halte Sunan Giri (sejak 1-sept-2009 dapat transfer ke koridor II pukul 13:00-22:00)
  • Halte UNJ
  • Halte Jl.Pramuka BPKP Mulai 10 September 2008(Transfer ke koridor 10)
  • Halte Jl.Pramuka LIA
 
  • Halte Utan Kayu
  • Halte Pasar Genjing
  • Halte Matraman (Transfer ke koridor 5)
  • Halte Manggarai
  • Halte PasarRumput
  • Halte Halimun (Transfer ke koridor 6)
  • Halte DukuhAtas 2 (Transfer ke koridor 1 dan 6)

Koridor 5

Bus gandeng Transjakarta melayani Koridor 5 (Terminal Kampung Melayu-Ancol).

Koridor 5 untuk bus Transjakarta mulai beroperasi secara resmi sejak tanggal 27 Januari 2007. dengan jurusan Terminal Kampung Melayu sampai Halte Ancol. Jalan-jalan yang dilalui koridor 5, adalah sepanjang Jalan Jatinegara Barat, Matraman, Salemba Raya, Kramat Raya, Pasar Senen, dan GunungSahari. Untuk arah sebaliknya melewati Jalan Gunung Sahari dan seterusnya sampai Matraman, kemudian masuk ke Jatinegara Timur.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 5 adalah:

  • Terminal Kampung Melayu (Transfer ke koridor 7)
  • Halte Pasar Jatinegara – Ke arah Kampung Melayu
  • Halte Kebon Pala
  • Halte Slamet Riyadi
  • Halte Tegalan
  • Halte Matraman 1 (Transfer ke koridor 4)
  • Halte Salemba Carolus Mulai 10 September 2008
  • Halte Salemba UI
  • Halte Kramat Sentiong NU
 
  • Halte PalPutih
  • Halte Central Ps.Senen (Transfer ke koridor 2)
  • Halte Budi Utomo
  • Halte PasarBaru Timur
  • Halte Gn.Sahari ManggaDua Mulai 10 September 2008
  • Halte JembatanMerah
  • Halte Pademangan
  • Halte Ancol

Koridor 6

Koridor 6 untuk bus Transjakarta mulai beroperasi secara resmi sejak tanggal 27 Januari 2007 dengan jurusan Halte Ragunan sampai Halte DukuhAtas 2. Jalan-jalan yang dilalui koridor 6, adalah sepanjang Jalan Harsono RM, Warung JatiBarat, Mampang Prapatan, HR Rasuna Said, Latuharhari, Halimun, kembali ke HR Rasuna Said, dan seterusnya sampai ke Ragunan.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 6 adalah:

 
  • Halte KuninganTimah (Transfer ke koridor 9)
  • Halte PatraKuningan
  • Halte Departemen Kesehatan
  • Halte Gelanggang Olahraga Sumantri
  • Halte KaretKuningan
  • Halte KuninganMadya
  • Halte Setiabudi Aini
  • Halte Latuharhari
  • Halte Halimun (Transfer ke koridor 4)
  • Halte DukuhAtas 2 (Transfer ke koridor 1 dan 4)

Koridor 7

Koridor 7 untuk bus Transjakarta mulai beroperasi secara resmi sejak tanggal 27 Januari 2007 dengan jurusan Terminal Kampung Rambutan sampai Terminal Kampung Melayu. Jalan-jalan yang dilalui koridor 7, adalah sepanjang Jalan Kampung Rambutan, Raya Bogor, Sutoyo, MT Haryono, dan Otto Iskandardinata (Otista).

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 7 adalah:

 
  • Halte Sutoyo BKN
  • Halte Cawang UKI (Transfer ke koridor 10)
  • Halte Cawang BNN
  • Halte Cawang Otista
  • Halte Gelanggang Remaja
  • Halte BidaraCina
  • Terminal Kampung Melayu (Transfer ke koridor 5)

Koridor 8

Koridor 8 mulai beroperasi pada tanggal 21 Februari 2009 Dengan rute Terminal Lebak Bulus sampai Halte Harmoni. Sebelumnya, koridor ini mengalami beberapa penundaan dalam pengoperasian perdananya.

Koridor ini memiliki panjang ± 29 km yang melalui halte-halte sebagai berikut:

 
  • Halte Kebon Jeruk
  • Halte Duri Kepa
  • Halte Kedoya Raya
  • Halte Kedoya Green Garden
  • Halte Grogol 2 (Transfer ke koridor 3 dan 9)
  • Halte S Parman Central Park
  • Halte Tomang Mandala
  • Halte RS Tarakan
  • Halte Petojo
  • Halte Harmoni Central Busway (Transfer ke koridor 1, 2, 3)

Koridor 9

Rute bus Transjakarta Koridor 9 resmi beroperasi dengan koridor 10, yaitu 31 Desember 2010 dengan jurusan Halte Terminal Pinang Ranti sampai Halte Pluit Village. Jalan-jalan yang dilalui koridor 9 adalah sepanjang Jalan Pondok Gede Raya, Raya Bogor, Mayjen Sutoyo, MT Haryono, Gatot Subroto, S Parman, Latumenten, JembatanDua, JembatanTiga dan seterusnya sampai ke Pluit.

Halte yang dilalui bus Transjakarta koridor 9 adalah:

  • Terminal Pinang Ranti
  • Halte Garuda TMII
  • Masuk Tol Jagorawi
  • Keluar Tol Jagorawi
  • Halte Pusat Grosir Cililitan (hanya bus gandeng)
  • Halte Cawang UKI
  • Halte Cawang BNN
  • 2 Halte Cawang Ciliwung
  • 2 Halte Cikoko Stasiun Cawang
  • 2 Halte Tebet
  • Halte Pancoran
  • 2 Halte Pancoran Barat
  • 2 Halte Tegal Parang
  • Halte KuninganBarat (Transfer ke koridor 6)
  • 2 Halte Gatot Subroto Jamsostek
 
  • 2 Halte Gatot Subroto LIPI
  • 2 Halte Semanggi (Transfer ke koridor 1)
  • 2 Halte JCC Senayan
  • 2 Halte Slipi Petamburan
  • 2 Halte Slipi Kemanggisan
  • 2 Halte S Parman HarapanKita
  • 2 Halte S Parman Podomoro City
  • Halte Grogol 2 (Transfer ke koridor 3 dan 8 )
  • 2 Halte Latumenten Stasiun KA
  • Halte JembatanBesi
  • Halte JembatanDua
  • Halte JembatanTiga
  • Halte Penjaringan
  • Halte Pluit (Pluit Village Mall, yg diubah dari Mega Mal Pluit)

Bus Gandeng Koridor 9 hanya sampai PGC dan tidak sampai ke Pinang Ranti.

Koridor 10

Koridor 10 (Cililitan – Tanjung Priok) mulai beroperasi pada 31 Desember 2010.Koridor ini akan melalui Jl. Letjend Sutoyo, dan sepanjang jalan By Pass, mulai dari Jl. DI Panjaitan, Jl. Ahmad Yani ,Jl. Yos Sudarso dan Jl. Enggano.

Halte-halte yang akan disinggahi adalah:

  • Halte Cililitan 2 (PGC 2)
  • Halte Sutoyo BKN
  • Halte Cawang UKI (Transfer ke koridor 7)
  • Halte Cawang Sutoyo
  • Halte Panjaitan Penas
  • Halte Kebon Nanas Cipinang
  • Halte Prumpung Pedati
  • Halte Bea Cukai Ahmad Yani
  • Halte Utan Kayu Rawamangun
  • Halte Jl.Pramuka BPKP 2 (Transfer ke koridor 4)
 
  • Halte KayuPutih Rawasari
  • Halte Pulomas Pacuan Kuda
  • Halte CempakaPutih
  • Halte Cempaka Timur 2 (Transfer ke koridor 2)
  • Halte Yos Sudarso Kodamar
  • Halte Sunter KelapaGading
  • Halte Plumpang Pertamina
  • Halte Walikota Jakarta Utara
  • Halte Permai Koja
  • Halte Enggano
  • Halte Tanjung Priok

klik untuk download peta (pdf)

Kota Tua

Lingkungan yang termasuk wilayah ini meliputi SundaKelapa, Pasar Ikan, LuarBatang, KaliBesar, Taman Fatahillah dan Glodok. Luas wilayah Kota Tua sekitar sekitar 139 hektar. Kawasan ini merupakan awal dari masa depan perkembangan kota Jakarta sejak abad ke-14. Selama tahun 1527 ini adalah kota pelabuhan yang direbut oleh Fatahillah, dan berganti nama menjadi Jayakarta. Lebih lanjut lagi,  di tahun 1620 kota ini dikuasai oleh VOC Belanda, yang diubah menjadi Batavia.

Situs Bersejarah

Masjid Angke 
Jl. Pangeran Tubagus Angke  Jakarta Barat

Gereja Khatedral
Jl. Kathedral, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat

Gelora Bung Karno 
Jalan Gerbang Pemuda  Jakarta Pusat

Gereja Immanuel
Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat

Masjid Istiqlal 
Jl. Taman Wijaya Kusuma,Jakarta Pusat

Masjid Kebon Jeruk
Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Jakarta Barat

Masjid Luar Batang 
Luar Batang, Jakarta  Jakarta Utara

Masjid Marunda 
Marunda, Jakarta  Jakarta Utara

Istana Merdeka 
Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat

Ministry of Finance Building
Jl. Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat

Gedung MPR / DPR RI 
Jalan Jend. Gatot Subroto Jakarta Pusat

Gedung Arsip Nasional 
Jl. Gajah Mada, Jakarta Barat

National Awakening Building
Jl. Abdurrachman Saleh No. 26, Jakarta Pusat

Monumen Nasional
Merdeka Square, Jakarta Pusat

Toko Merah
Jl. Kali Besar, Jakarta Barat

Gereja Sion 
Jl. Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat

Pelabuhan Sunda Kelapa 
Jalan Maritim Raya, Jakarta Utara

Tall House of Marunda
Marunda Pulo, Jakarta Utara

Tugu Church
Jl. Raya Tugu, Jakarta Utara

Youth Pledge Building
Jl. Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat

Pasar Ikan
Pluit  Jakarta Utara

Museum Fatahillah 
Jl. Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat

Museum Sejarah Jakarta
Jl. Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat
Phone: (62 21) 692-9101 / 690-1483
Fax. (62 21) 690-2387

Museum Wayang
Pluit Jakarta Utara

Museum Keramik
Jl. Pos Kota No. 2  Jakarta Barat
Phone: (62 21) 690-7062 / 692-6090 / 692-6092

Museum Textile
Jl. Aipda K.S. Tubun No. 4 Jakarta Pusat
Phone: (62 21) 560-6613

Museum Nasional
Jl. Merdeka Barat 12 Jakarta Pusat
Phone: (62 21) 381-1551 / 386-8172
Fax. (62 21) 381-1076
email: museumnasional@indo.com
website: http://www.museumnasional.org

Shopping

Plaza Indonesia/Sogo, Plaza Semanggi, Plaza Senayan, Senayan City, Pasaraya Grande, Blok M, Mal Pondok Indah, Mal KelapaGading, Mal ArthaGading, Mal Taman Anggrek, Mal Ambassador, dan Mal of Indonesia (MoI) adalah surga bagi masyarakat Jakarta, yang ingin berbelanja.

Ada juga pusat belanja yang tidak kalah menariknya yang menawarkan harga yang relatif murah dan bersaing seperti Batavia Passer Baroe, Pasar Tanah Abang, Pasar Cipulir, Pasar Senen, dan Pasar Pagi ManggaDua.

yang ingin mencari komputer dan elektronik, bisa pergi ke Glodok dan ManggaDua. untuk pusat telepon selular (ponsel), maka harus pergi ke ITC Roxy Mas.

sedangkan di sepanjang jalan Surabaya, yang letaknya di Kecamatan Gondangdia – Menteng, Jakarta Pusat, terkenal sebagai pusat penjualan barang-barang antik.

source : http://jakarta-tourism.go.id

Guest House (Apartement)

untuk yang ingin mencari penginapan di sekitar daerah KelapaGading dan Sunter, bisa klik disini

Kota Kinabalu

hanya sedikit, apa yg bisa diceritakan tentang Kota Kinabalu (KK) karena kesini cuma tempat transit dari Jakarta ke Manila.

perjalanan by Airasia memakan waktu 3 jam kurang, sampai di Kota Kinabalu International Airport di daerah Tanjung Aru sekitar 20.15 waktu setempat. Airasia mendarat di T2 yg merupakan budget terminalnya. kebetulan gw mendapat tiket gratis dari Airasia, total cost PP (dalam Indonesian Rupiah’s) : 105k (75k airport tax, dan 30k convenience fee).

berhubung Airasia ke Manila hanya ada 1 x penerbangan pada siang hari, maka pilihannya kita harus cari hotel, atau menginap di airport. untungnya, gw mendapat kamar dengan harga murah di Tune Hotel. hanya sayangnya, lokasi Tune ini jauh dari city center, sekitar 30 menit by bus. kalau mau cari dekat airport, gw lihat Megah d”Aru Hotel sekitar 20 menit by walk dari airport, atau The Crown Borneo Hotel.

setelah keluar dari imigrasi, jangan lupa pergi ke tourist information center, ambil map gratis, dan tanya-tanya ke petugasnya buat cari info. ternyata bus terakhir dari airport ke city center jam 5 sore. kalau mau ke kota, harus naik taxi, dengan rate 30 RM. walah, bisa tekor karena gw cuma travel sendirian. uang di kantong hanya ada 15RM, itupun sisa-sisa dari trip sebelumnya. pilihannya cuma ambil uang di ATM, tapi tidak jadi pilihan karena gw tidak niat stay lama disini.

akhirnya gw nekat saja jalan kaki ke luar airport. dari pintu keluar ambil kanan, terus jalan saja lurus sampai mentok ketemu bunderan, nyebrang ambil ke kanan, maka sudah berada di Jalan Mat Saleh. lumayan juga jaraknya ke depan,  ada 5-10 menit by walk. menurut info yg gw baca, ada bus nomor 117, rutenya dari Tanjung Aru ke terminal bus di Wawa-san Center.

feeling gw sepertinya kalau sudah malam memang sudah tidak ada bis lagi yg beroperasi, tapi gw jalan terus sampai melewati Tanjung Aru Plaza, mampir di 7 eleven beli air minum 500ml dengan harga 1.5RM. tergolong mahal sih, tapi daripada dehidrasi, belum minum dari sore. info dari penjaga kasirnya, mungkin masih ada bus, jalan saja lurus sampai ketemu bunderan lalu belok kiri, ketemu pertigaan belok kanan, letak halte bus sebelum kantor pos. BTW hotel Megah d’Aru lokasinya di dekat sini juga.

setelah belok kiri, gw lihat ada kantor polisi. gw coba masuk saja, siapa tahu mereka bisa memberi petunjuk yg lebih jelas. dari luar terlihat sepi sekali, tapi gw masuk saja sampai ke dalam kantor. ada beberapa polisi lagi duduk di belakang meja.

“ehm, excuse me sir. can-you-tell-me-where-I-can-find-a-bus-to-city-center ?”

salah satu polisi berdiri tapi seperti sedikit bingung, terus nanya, “u bisa cakap melayu ?”

sudah tentu bisa, inggris gw juga masih belepotan 😀

“u mesti jalan lagi sampai depan, tapi sepertinya jam segini sudah tidak ada lagi bus. u mesti naik taxi.”

waduh, sudah jalan sejauh ini, mesti naik taxi juga. cape deh….

” btw u melayu ? muslim ?”

awalnya gw sedikit bingung juga ditodong pertanyaan seperti itu. gw diminta menunggu sebentar, lalu polisi tersebut masuk ke dalam lagi. ternyata dia mengambil kunci mobil, lalu menawarkan untuk mengantarkan ke kota. mungkin karena kasihan melihat turis kere, dengan muka memelas dan penuh keringat. jadi tidak enak nih…. 😀

“maaf jadi merepotkan, tidak sedang sibuk sir ?”….. sedikit basa basi

“tidak, anggap saja ibadah.”

Alhamdulillah ketemu polisi baik banget, semoga Tuhan membalas semua amal ibadahnya. amin….

“sudah pernah naik mobil polisi sebelumnya ?”

“wah, ini pengalaman pertama kalinya” sekalinya naik mobil polisi, justru di negara lain 😀

gw di drop di Wari-san Square, di halte depan mall ada shuttle bus gratis yg menuju ke 1Borneo Hypermall, yg juga satu lokasi dengan Tune Hotel Kinabalu. kita mesti ke konter tiket dulu, nanti ditanya nama, menginap dimana, dan jam berapa mau berangkat ke 1Borneo. setelah itu kita akan diberi tiket bus. jadwal shuttle bus mulai dari jam 9 pagi sampai 10 malam setiap jam. ingat ! karena keterbatasan seat, jadi sistemnya first come first serve. kalau jalan kaki dari terminal bus di Wawa-san Center sampai ke sini sekitar 10 menit.

mall 1Borneo ini tidak sebesar dan semegah seperti apa yg gw bayangkan, tergolong biasa saja. karena itu mungkin disediakan bus gratis. lokasi dari Tune Hotel menempel dengan mall, letaknya di paling ujung. terus gw check in di Tune, bayar deposit 5 RM. lift berada di dalam mall, sehingga kita mesti keluar dari pintu belakang dulu. jadi ke lantai atas bisa diakses lewat mall. cukup aman kalau mau masuk berame-rame, asalkan kamarnya muat.

kalau harus dibandingkan dengan Tune lain yg pernah gw inap, Tune Kinabalu ini paling jelek malah, cuma keunggulannya kamar lebih besar. walau secara umum, dengan harga 10.5RM untuk double room standar, masih worthy, apalagi jika cuma transit. and like the other Tune Hotel, gw sudah merasa cukup dengan fan saja, tanpa harus nambah AC. kamarnya sudah cukup sejuk, even for me, yang sering kepanasan.

yg harus dipertimbangkan adalah lokasinya yg cukup jauh. terutama kalau kalian tiba di airport sudah malam, harus diperhitungkan juga biaya taxi. padahal kalau bisa naik bus, hitungannya cuma kurang dari 2 RM / orang.

kita juga bisa pakai komputer selama 30 menit di lantai 2 buat internet, tapi harus minta password dulu ke penjaganya. kalau mau belanja, prefer ke Orange, yg letaknya di sebelah Tune, lebih murah daripada toko di Tune. air minum 1.5L cuma 1.5RM. malam itu gw melewatkan makan malam, selain karena hanya punya sedikit ringgit, gw juga bawa roti dari Jakarta. lumayanlah buat ganjel sampai besok pagi.

sayangnya, jadwal bus gratis paling pagi ke kota jam 9.00. jadinya hanya punya sedikit waktu buat explore KK, karena pesawat ke Manila berangkat jam 13.40. bisa saja naik bus umum dari jalan Sula-man, tapi gw prefer naik bus gratis. lokasi tiket ada di lantai dasar dekat pintu belakang mall. disana kita harus ambil tiket terlebih dahulu. usahakan datang sebelum jam 9.00, in case banyak orang yg ingin pergi ke kota juga. busnya nyaman, & ber-AC, tapi ukurannya tidak besar, mungkin hanya sekitar 20 seat.

untuk gambaran, Wari-san Square ini lokasinya persis di seberang Anjung Samudera (Waterfront). di deretan Waterfront, ada resto seafood, pasar oleh-oleh, Handycraft Market dan Central Market. di belakang Wari-san, ada Centre Point Shopping Mall, disini mirip ITC. ada money changer dan foodcourt. nasi ayam dengan sambel+tempe+kacang, cuma 3.7RM.

kalau mau naik bus ke airport, dari Wari-san Square, ambil jalan ke kiri sampai ketemu Parkson, mentok belok kiri, akan ketemu Wawa-san Center. persis seberangnya sudah terminal bus. jalan kaki sekitar 10 menit, tapi gw ingatkan, bisa capek kalau jalan kaki karena udaranya panas & terik banget kalau siang. di terminal, cari saja bus ke airport, busnya tidak besar, mirip kopaja di Jakarta, tapi ber-AC (yg pasti lebih nyaman dari kopaja). tarip 1.5RM dengan lama perjalanan kurang lebih 30 menit.

kalau kalian ada waktu lebih di KK, bisa menyusuri Waterfront, atau pantai Tanjung Aru, sambil melihat sunset di waktu sore. pada malam hari, bisa pergi ke Night Market di daerah Kampung Air, tidak jauh dari Centre Point. kalau kebetulan datang di hari minggu, bisa mengunjungi Sunday Market di Jalan Gaya.

download Kinabalu Map (PDF)

Trip to Malaysia

θ Kuala Lumpur

θ Off KL: Genting Highlands, Melaka & Sleep Train to SG

θ Kota Kinabalu

Sightseeing in Singapore part 2

Little India, Bugis, & Arab

karena rencananya mau keliling SG dulu sebelum menuju JB, maka berdasarkan hasil riset, gw menitipkan koper di The InnCrowd Backpackers’ Hostel, 73 Dunlop Street. lokasinya juga dekat dengan Queen St, stasiun bus untuk ke JB.

dengan MRT, dari airport tukar kereta di Tanah Merah St. terus naik EW line ke arah Joo Koon, turun di Bugis St. untuk arah jelasnya bisa lihat peta di bawah

dari bugis street kalau mau ke Kampung Bugis tinggal menyebrang. ke Sim Lim Square yang terkenal sebagai pusat elektronik juga sudah dekat.

sedang kalau mau ke Kampung Arab, dari bugis tinggal menyusuri queen street memotong rochor rd sampai mentok ketemu arab street. di sisi kiri pertigaan ada terminal bus menuju ke JB. belok kanan menyusuri arab street sampai ketemu muscat street di sisi kiri jalan. di muscat street akan kita jumpai Masjid Sultan, yang merupakan masjid terbesar di singapore. di area depan masjid juga banyak toko-toko penjual souvenir & makanan, yang salah satunya restoran minang. jalan terus sampai kandahar street bisa kita jumpai Malay Heritage Center & Istana Kampung Glam.

di Dunlop Street juga ada masjid yaitu Masjid Abdul Gafoor. disini juga ada keran khusus buat minum dan airnya juga dingin, jadi lumayan buat mengisi botol. memang sih, katanya kalau air ledeng di SG bisa buat minum, tapi kok bagi gw rasanya agak aneh. kamar mandinya masih kalah bersih kalau dibandingkan dengan Masjid Sultan. dari sini menuju ke inncrowd sudah dekat sekali, jadi kalau mau menginap disini tidak susah juga untuk mencari tempat sholat.

begitu sampai di inncrowd, langsung terasa hawa backpacker-nya. di samping kiri kanan ada semacam kafe resto dan 7eleven. letaknya juga di tengah-tengah Little India, kalau mau ke Mustafa Center juga enggak terlalu jauh. jadi secara lokasi sudah cukup bagus.

kalau menitipkan bagasi, hitungannya 3 sgd/ koper, dan tanpa loker. jadi ditaruh saja di belakang kasir. untuk lihat rate Inncrowd klik disini

ke MRT Little India St. lebih dekat dari sini, jadi kalau mau ke Sentosa Island, tinggal naik MRT melewati 4 stasiun : Dhoby Ghaut (interchange station ke NS line & CC line), Clarke Quay, Chinatown & Outram Park (interchange station ke EW line), turun di HarbourFront St, kemudian melanjutkan naik Sentosa Express.

karena tujuan gw adalah Orchard Rd, gw turun di Dhoby Ghaut terus menyambung NS line ke arah Jurong East.

Orchard Rd

Orchard Rd dikenal sebagai area shopping mall, dimana di sepanjang jalan akan banyak dijumpai mall, hotel, cafe dan resto. selain itu juga terdapat RS Elizabeth dan Lucky Plaza yang cukup terkenal di Indonesia. banyak orang Indonesia yang berobat disana, dan sebagian besar menginap di apartemen lucky plaza.


di Orchard juga ada masjid yaitu Al-Falah Mosque. untuk menuju kesini, dari Ion jalan saja ke arah Lucky Plaza – setelah Paragon, ketemu perempatan belok kiri ke Bideford Rd, kemudian belok kanan di pertigaan. lokasinya sebelah kiri jalan, hanya saja bentuknya tidak seperti masjid pada umumnya karena berada di dalam gedung. pembedanya hanya satu dengan ruangan di sebelahnya, yaitu ada tempat sepatu/sandal di depan pintu masuk.

Esplanade

disini terkenal dengan Esplanade Theaters on The Bay yang berbentuk seperti durian. selain itu juga ada Singapore Flyer, The Helix, Marina Bay Sands, Patung Merlion, One Fullerton dan foodcourt Makansutra Gluttons Corner yang terletak di sebelah Esplanade Mall, menghadap langsung ke kawasan marina bay.

konsep makansutra seperti jajanan outdoor dengan stan pedagang berjejer rapi. di depannya tersedia banyak meja dan kursi, kalau sudah menjelang malam ramai sekali, bisa sulit mendapatkan tempat. harga makanannya agak mahal bagi kantong gw, 2 porsi yang terdiri dari nasi goreng seafood dan oyster omelette menghabiskan 20 sgd. rasanya menurut gw biasa saja, keunggulannya hanya di lokasi.

kalau menurut gw, daerah esplanade ini merupakan tourist attractions nomor satu di singapore, karena banyak banget spot turis disini. selain tempat-tempat di atas, juga bisa dijumpai Fountain of Wealth di Suntec City. terus dari merlion lewat underpass starbucks, kita bisa melihat Cavenagh Bridge, Parliament House, Supreme Court, City Hall, The Padang, War Memorial Park & St Andrews Cathedral, terus menyusuri Boat Quay & Clarke Quay untuk melihat nightlife. jangan lupa juga untuk mencicipi es krim 1 sgd, yang dijual oleh penjual bersepeda di sepanjang sungai. ada bermacam-macam rasa dan lumayan enak.

Trip to Singapore

θ Sightseeing in Singapore part 1

θ Sightseeing in Singapore part 2

θ Sightseeing in Singapore part 3

Sightseeing in Singapore part 1

Negara yg luasnya enggak ada apa-apanya dibandingkan dengan Jakarta ini, memang punya daya tarik yg luar biasa. walaupun bisa dibilang enggak ada wisata alam yg bisa dijual, tapi tetap saja banyak yg berbondong-bondong mengunjungi negeri singa ini.

kalau dipikir-pikir, di Singapur itu serba mahal, sehingga living cost-nya paling tinggi di Asia Tenggara. sudah begitu banyak aturan, yg gw yakin kalau aturan seperti ini diterapkan di Indonesia pasti banyak yg berteriak melanggar HAM lah, blablabla….

wisatanya juga kalau dilihat hanya wisata belanja, seperti Bugis Village, Little India, Chinatown, atau sale besar-besaran di mall sepanjang Orchard Road; kemudian Sentosa Island dengan Universal Studio & kasino; daerah Esplanade dengan patung Merlion, teater, dan yg terbaru adalah Marina Bay Sands Hotel yg super duper mahal. kalah jauh dengan wisata Indonesia.

tapi dengan promosi wisatanya yg bagus, ditambah keseriusan mereka dalam mengemasnya, keamanan yg baik dan ditunjang transportasi yg nyaman, efisien & tepat waktu sehingga mudah untuk mengunjungi antara satu spot dengan spot lainnya, membuat wisatawan merasa nyaman berada disini. jalan kaki pun enggak memberatkan dengan tingkat polusi yg rendah ditambah jalanan yg bersih & aman.

kunjungan gw ke Singapur ini sudah dua kali, dimana kedua-duanya gw enggak menginap. jadi memang hanya sightseeing saja. kalau perjalanan pertama dari KL by sleeping train, sedang yg kedua, gw memulai dari Jakarta – Singapore by plane, kemudian menuju Johorbahru by bus.

Terminal 2D Cengkareng

seperti biasa, trip kali ini bisa terlaksana berkat Airasia dng tiket murahnya. sesuai slogannya now everyone can fly.

berempat naik Express Taxi yg sudah dipesan sehari sebelumnya, karena kalau mau berangkat di bawah jam 7 pagi, enggak bisa pesan saat itu juga. berbeda dengan Blue Bird, tapi taripnya selisih sekitar 15 ribu rupiah.

bisa juga menggunakan bus Damri

Jadwal dan Tarif Bus Damri Tujuan Bandara Soekarno-Hatta

bagi pengguna kartu kredit platinum dan sekelasnya, bisa memanfaatkan lounge gratis, lumayan buat mengisi perut sebelum berangkat. buat debet card bisa memakai danamon privillage.

Singapore Changi Airport

beberapa informasi mengenai changi yang gw kumpulkan dari berbagai sumber

σ Prayer Room

Terminal 1: Below gate holdroom C1 at Arrival Hall West

Terminal 2: Departure Transit Lounge North, Level 2

Terminal 3: Departure Transit Lounge North, Level 2

Budget Terminal: Departure Transit Lounge

σ Free Stuff

Free Singapore Tour

If you are transiting in Singapore and have at least 5 hours to spare before your connecting flight, you can register for a 2 hour sightseeing tour of Singapore, with a choice of a Colonial Tour or Cultural Tour. Registration is based on first-come-first-serve basis.

Registration timing and operating hours : 7.00am to 3.30pm, daily

Tour timings : 9.00am, 11.00am, 1.00pm, 3.00pm, 4.00pm
(All tours are conducted in English)

Free Singapore Tour booth located at :

Terminal 2 : Near the escalators to North Arrival Immigration and Skytrain station at Departure Transit Lounge North, Level 2

Terminal 3 : Next to Transfer Lounge B at Departure Transit Lounge North, Level 2

Note: If you are at Terminal 1, please proceed to Terminal 2 for registration.

Free Foot Massage

hampir di setiap tempat duduk ada, lumayan buat ngilangin pegel di kaki

Free Internet & Game Zone

Movie Theatre

Die-hard movie fans will find the Movie Theatres in Terminals 2 & 3 the best place to relax when in transit at Changi Airport. You can enjoy movies of different genres at Terminal 3 or the latest movie screenings on Star Movies at Terminal 2. If you prefer a more homely ambience or would like to grab a bite as you enjoy the shows, you can catch Star Movies and Star World screenings at our Movie Lounge in Terminal 1. These screenings are available free of charge for your viewing pleasure.

These entertainment hubs are opened 24 hours daily and are located at:
Terminal 1: Next to the Food Gallery at Departure Transit Lounge East, Level 3
Terminal 2: Near the Sunflower Garden at Departure Transit Lounge South, Level 3
Terminal 3: Near the Ambassador Transit Lounge at Departure Transit Lounge North, Level 3

3D Xperience Zone

kalau ini sepertinya cuma ada di Terminal 2 Departure Transit Lounge. di area ini, kita bisa nonton film 3D, nonton acara sport di layar lebar, main 3D game dan interactive photo.

selain itu, di dalam airport jg ada garden, dan biasanya di area departure transit lounge jg tersedia kursi yg nyaman buat tidur. pokoknya mantap dah.

informasi lengkap bisa klik disini

σ To & From Airport

Buses

To City : Public bus service 36 goes to the city. The first bus arrives at around 6.00am and the last leaves at midnight. A single fare costs below $2.00 and takes about an hour. Bus stops are located at the basement bus bays of Terminals 1, 2 and 3. Please prepare the exact fare as no change will be given.

MRT

The Changi Airport MRT Station is accessible via the basement of Terminal 2 and basement 2 level of Terminal 3. Passengers from Terminal 1 may use the Skytrain to get to Terminal 2 or Terminal 3 to access the trains. Passengers from Budget Terminal may use the free shuttle bus service to Terminal 2 to access the trains.

The arrival and departure times of MRT trains at Changi Airport station are as follows:

First Train
(Monday – Saturday)
First Train
(Sunday & Public Holiday)
Last City-bound Train
(Daily)
Arrival 5.26am 5.54am
Departure 5.31am 5.59am 11.18pm

A one-way single fare to/from the city costs less than $3.00 (inclusive of S$1.00 refundable deposit) and takes approximately 27 minutes.

To get to the city, passengers need to transfer to the west bound train at Tanah Merah train station.

Coach to Johor Bahru by Transtar Travel

The service will start at coach stands at Terminals 1, 2, 3, the Budget Terminal at Changi Airport, and end at Kotaraya II Terminal.

One-way fares from Changi Airport to Johor Bahru are S$7 for adults and S$3.50 for children. From Johor Bahru, adults will pay RM7, while children will pay RM3.50.

Frequency is set at every 60 minutes.

The first bus leaves Changi Airport & Johor Bahru at 6.50am & 5.00am respectively.

Last departures at Changi Airport & Kotaraya II are scheduled at 11.50pm & 10.00pm respectively. click pic above for full schedule.

SMRT

SMRT operates three main rail lines :

  • the North South Line which runs from Marina Bay Station to Jurong East Station via Woodlands Station.
  • the East West Line which runs from Pasir Ris Station to Joo Koon Station.
  • the Circle Line, which runs from Dhoby Ghaut Station to Marymount Station.

Interchange Station :

Change trains at Dhoby Ghaut Station, Outram Park Station or Serangoon Station.

For commuters headed to the Singapore Expo Centre or travellers bound for Singapore Changi Airport, hop on board the Singapore Changi Airport Express which calls at Tanah Merah Station.

Download MRT Network Map (pdf file, 95 kb)

For station exits to access landmarks and shopping malls near the Circle Line,
please click here

Trip to Singapore

θ Sightseeing in Singapore part 1

θ Sightseeing in Singapore part 2

θ Sightseeing in Singapore part 3

Off KL: Genting Highlands, Melaka & Sleep Train to SG

Genting Highlands

gw pergi kesini sudah lama sekali, berangkat dari Bus Station Pekeliling (sebelah stasiun monorail Titiwangsa) karena waktu itu gw menginap di Raja Bot, di daerah Chow Kit. sepertinya stasiun bus ini hanya diketahui oleh penduduk lokal, jarang turis yg kesini. tarip bus ke Genting juga sepertinya paling murah dari stasiun ini, sekitar 4-5 RM, dan langsung berhenti di First World Hotel bus terminal, artinya kita tidak perlu lagi naik skyway untuk ke Genting.

Genting Highlands adalah resort terpadu dengan theme park, hotel, casino dan shopping, yg terletak di daerah tinggi sehingga hawanya dingin.

From Puduraya, KL Sentral dan Terminal Putra

Genting Express Bus Fares

ADULT TICKET – BUS & SKYWAY (One-Way)

CHILD TICKET –
BUS & SKYWAY
(One-Way)

Puduraya (temporarily relocated to Bukit Jalil) to Genting Highlands Resort

RM9.60

RM8.50

KL Sentral to Genting Highlands Resort

RM9.30

RM8.20

Terminal PUTRA LRT Gombak to Genting Highlands Resort


RM8.40

RM7.60


jadwal mulai dari 8.00 AM s/d 7.00 PM, dengan lama perjalanan sekitar 1.5 jam.

ADULT TICKET – BUS ONLY
(One-Way)

CHILD TICKET –
BUS ONLY
(One-Way)

Skyway B4 (Sri Layang)* to Puduraya (temporarily relocated to Bukit Jalil)

RM4.60

RM3.50

Skyway B4 (Sri Layang)* to KL Sentral

RM4.30

RM3.20

Skyway B4 (Sri Layang)* to Terminal PUTRA LRT Gombak

RM3.40

RM2.60

*Lower Genting Skyway Station at Basement Level 4 (B4) operates hours from 8.45am to 8.30pm daily for express bus tickets to any of the Go Genting Express bus station.

From LCCT

AeroBus Fares

LCCT – Resorts World Genting ADULT TICKET CHILD TICKET
One-Way RM35.00 RM25.00
Two-Way RM70.00 RM50.00

AeroBus Schedule

Bus Route: LCCT – Resorts World Genting
SCHEDULE : DAILY
DEPART FROM LCCT ARRIVE AT RESORTS WORLD GENTING
2.00 AM 4.30 AM
8.00 AM 10.30 AM
11.15 AM 1.45 PM
2.15 PM 4.45 PM
5.15 PM 7.45 PM
8.15 PM 10.45 PM
11.15 PM 1.45 AM
Bus Route: Resorts World Genting – LCCT
SCHEDULE : DAILY
DEPART FROM RESORTS WORLD GENTING ARRIVE AT LCCT
2.00 AM 4.30 AM
8.00 AM 10.30 AM
11.15 AM 1.45 PM
2.15 PM 4.45 PM
5.15 PM 7.45 PM
8.15 PM 10.45 PM
11.15 PM 1.45 AM

kalau mau beli tiket bus sepaket dengan permainan outdoor dll, bisa menggunakan Go Genting Bus.

informasi lengkap mengenai Genting bisa klik disini

Melaka

saat itu gw memutuskan untuk menginap sehari di Melaka, sedangkan koper-koper besar gw titip di stayorange hotel petaling. berangkat dari puduraya jam 9 pagi dengan lama perjalanan sekitar 2 jam, dapat tiket 10RM / orang. bus akhirnya berhenti di Melaka Sentral, yah semacam miniatur kecil dari KL Sentral, dimana selain terminal bus juga ada mall. disana gw mencari info dulu tentang bus untuk pulang ke KL nanti, dan tempat penginapan di Melaka. untuk menuju ke pusat kota, kita bisa naik bus Panorama dengan tarip 1-2 RM.

dari pusat informasi turis, kita disarankan untuk mengambil Hotel Hollitel di Jl.PM 5, di daerah Mahkota. tarip : 73.5RM / malam untuk 3 orang, dengan fasilitas full AC, tv, hot shower, free wifi, towel, sabun, dan yg paling penting juga, kita bebas mengambil air minum di dispenser di lobby. bisa ngirit beli air…. hore 😀 kamarnya juga besar jadi terasa lega, bahkan untuk 4-5 orang juga muat. dan karena lobby & kamar, berada pada gedung yg terpisah, jadi tidak usah khawatir kalau mau berame-rame.

lokasi daerah Mahkota juga strategis karena terletak di tengah-tengah heritage Melaka, dan dekat ke Mahkota Shopping Mall & tempat makanan (terutama kalau malam, banyak yg buka stan makanan). persis di depan daerah itu, sudah Menara Taming Sari. di sampingnya juga ada Mahkota Medical Center, yg terkenal banyak orang Indonesia yg berobat kesini.

spot yg menarik disana adalah wisata kapal di sungai Melaka, benteng & gereja kuno, Musium Maritim, Musium Laksamana Cengho, Menara Taming Sari, A Famosa, Stadthuys, Clock Tower, Jonker Street (chinatown) & Eye on Malaysia. coba datangi Jonker Street menjelang malam, daerah ini bakalan ramai dengan pedagang yg  berjualan makanan, makanan yg terkenal disini adalah chicken rice balls. duduk di bangku-bangku di pinggir sungai Melaka juga bisa jadi pilihan buat menghabiskan malam.

Melaka juga terpilih sebagai UNESCO World Heritage City

PLACES OF INTEREST
1. Stadthuys
2. Christ Church
3. St. Francis Xavier’s Church
4. St. Paul’s Church
5. A’Famosa
6. Malacca Sultanate Palace
7. Dutch Graveyard
8. Independece Memorial
9. Jonker Street
10. Nyona & Baba Heritage
11. Hang Kasturi Mausoleum
12. Kampung Hulu Mosque
13. Cheng Hoon Teng Temple
14. Kampung Kling Mosque
15. Sri Poyatha Temple
16. Hang Jebat Mausoleum
17. Hang Li Poh’s well
18. Sam Poh Kong Temple
19. Bukit China Hill
20. St. Peter’s Church
IMPORTANT PLACES
A. State Development Corp.
B. Toursit Information Centre
C. Immigration Department
D. Central Police Station
E. Express Bus Terminal
F. Bus Terminal
G. Malacca Government Office
H. Public Library
I. Telecoms Department
J. Customs Department
K. Tourist Police Station
L. Mahkota Parade

Sleep Train to SG

sebenarnya lebih banyak spot yg bisa dilihat di SG dibandingkan di KL. tapi berhubung kita waktu itu memang cuma mau sightseeing sehari saja di SG, ditambah memang pertimbangannya adalah cost yg lebih mahal, maka gw memutuskan untuk mencoba sleep train, sehingga hemat biaya hotel juga. lagipula tidak ada sleep train di Indonesia, jadi harus coba mumpung disini.

berangkat dari KL Sentral, lokasi konter tiket ada di lantai paling atas sebelah kanan. waktu itu gw beli tiket sehari sebelumnya, dan kita harus ambil nomor antrian dulu karena banyak juga yg beli. saranku, beli tiket minimal sehari sebelumnya karena bisa kehabisan tiket. waktu itu, gw malah dapat seat yg terpisah gerbongnya.

kita bisa menggunakan kereta express, yg perjalanannya lebih cepat. berangkat 2 kali : pagi dan sore, lama perjalanan sekitar 7 jam, tapi tidak disediakan seat buat tidur. dua kereta ini tidak cocok dengan rencanaku. karena kalau ambil kereta yg pagi, sudah terlalu sore di sana. sedang kalau ambil kereta yg sore, terpaksa menginap di SG.

kereta yg gw ambil namanya Senandung Malam, dengan seat seperti bunkbed, dengan tarip lower bed lebih mahal daripada upper bed. cukup beralasan karena lower bed jauh lebih lega daripada upper bed. bagi yg badannya besar dan tinggi, gw tidak sarankan ambil upper bed.

tarip 46 RM (lower) dan 40 RM (upper). jangan lupa, kalau memang mau balik lagi ke KL, langsung beli tiket PP karena jauh lebih murah daripada beli tiket balik dari SG, bisa kena 2 kalinya. kok bisa ? perhitungannya, harga tiket dari KL : 40 RM dan dari SG : 40 SGD. sekarang hitung saja berapa cost yg dikeluarkan kalau beli tiket terpisah.

kereta berangkat jam 22.30, dan sampai di Stasiun Tanjung Pagar Singapur jam 8 keesokan paginya. keretanya cukup nyaman & sudah ber-AC, serasa tidur di kamar tidur, bukannya di kereta. beda memang kalau tidur di kursi biar senyaman apa juga. pokoknya gw tidur nyenyak, dan waktu bangun besoknya badan sudah fresh dan tidak terasa pegal. oh ya satu lagi saranku, kalau bisa, jangan ambil seat dekat pintu karena berisik banget. karena pintu otomatis, sehingga selalu mengeluarkan suara kalau buka tutup.

sebelum masuk SG, seperti biasa kita harus melewati pemeriksaan imigrasi di Johorbahru dan Woodlands. jangan lupa waktu turun dari kereta, semua barang dibawa juga. sebelumnya di dalam kereta, kita nanti akan dikasih kartu imigrasi, jangan lupa mengisinya.

stasiun Tanjung Pagar ini masih milik Malaysia, walaupun terletak di Singapur, jadi gedungnya masih terkesan kuno gitu. kabarnya sih stasiun ini ke depannya sudah tidak digunakan lagi, akan digantikan oleh stasiun baru. di sana juga ada pemandian umum yg cukup bersih, dengan tarip tentunya sudah pakai SGD, tapi tidak mahal kok. kalau mau naik bus, begitu keluar ambil jalan ke kiri, melewati lampu merah. di halte, informasi nomor bus dan tujuannya sudah lengkap. jangan lupa siapkan uang receh, karena kalau bayar cash tidak ada kembaliannya. waktu itu gw mesti balik lagi ke stasiun buat menukar uang receh.

gw akan buat tulisan tersendiri mengenai singapur. informasi tentang kereta api ini bisa klik disini

Trip to Malaysia

θ Kuala Lumpur

θ Off KL: Genting Highlands, Melaka & Sleep Train to SG

θ Kota Kinabalu

Trip to Kuala Lumpur

sebenernya gw udah dua kali ke KL, dengan jarak antar trip selang beberapa tahun. tapi sayangnya dokumentasi gw yang pertama hilang, jadi sebagian hanya mengandalkan ingatan, yang mudah-mudahan sih benar. kalau ada sedikit kerancuan, harap dimaklumi karena mungkin tercampur aduk antara trip pertama dan yang kedua.

LCCT Airport

Low Cost Carrier Terminal, airport buat budget airlines, khusus digunakan untuk  Airasia, airline selain itu menggunakan KLIA Airport. jarak antara airport sekitar 15 km, ada shuttle bus yang menghubungkan kedua airport ini.

untuk menuju ke downtown, ada beberapa pilihan

1. by Bus, bisa menggunakan Skybus, Aerobus atau Starshuttle. Skybus merupakan official partner dari Airasia, tiket 9 RM / one-way. untuk mendapatkan tarip yang lebih murah gw sarankan untuk langsung booking pada saat memesan tiket Airasia sekaligus buat PP. cukup perlihatkan print-out tiket ke timer bus, begitu juga waktu pulangnya. kalau belum beli tiket online, lebih murah menggunakan Aerobus, tiket 8 RM / one-way atau 14 RM / two-way. dua bus ini akan berhenti di KL Sentral. sedangkan Starshuttle melayani jurusan ke Ipoh dan stasiun Puduraya. jadwal keberangkatan dari LCCT mulai jam 04.30 am sampe 03.00 am, dengan lama perjalanan sekitar 1 jam.

2. by Taxi, tarip sekitar 70 RM

3. by charter Skyvans, cocok buat rombongan besar, tarip mulai dari 100 RM

4. by KLIA Transit, tiket 12.5RM / one-way, atau 22 RM / two-way sampai KL Sentral. dari LCCT kita akan ditansfer by shuttle bus ke Stasiun Salak Tinggi, kemudian baru dilanjutkan dengan train. jadwal mulai jam 07.25 sampai 00.35. detail bisa dicek disini.

kalau kebetulan transit di LCCT dan mau cari hotel buat istirahat, bisa menginap di Tune Hotel. jaraknya cuma 7 menit by walk dari departure hall, cukup jalan ke arah tempat keberangkatan bus, kemudian mengitari foodcourt Food Garden, dan melewati Pos Malaysia. kalau capek jalan kaki, tersedia juga shuttle bus dengan tarip 1 RM.

tipe hotel ini mirip-mirip Airasia, artinya serba minimalis. kalau kita mau nambah ac, handuk, wifi atau hairdryer, kita harus bayar lagi. kalau gak, harus puas dengan fan saja. tapi keunggulannya terletak di bed dan showernya, yang promosinya setaraf bintang 5. kalau kita booking jauh-jauh hari bisa dapat harga murah banget, seperti waktu itu, gw dapet 11 RM untuk single room. yg harus diingat kamarnya sangat sempit, jadi tidak nyaman dipake buat rame-rame.

untuk informasi lengkap mengenai LCCT bisa klik disini

KL Sentral

KL Sentral merupakan pusat semua transportasi di KL, hampir semua jenis transportasi terintegrasi disini, seperti KTM (kereta apinya Malaysia untuk ke luar kota, misalnya ke Singapur atau Thailand), KTM Komuter, KLIA Express/Transit, KL Monorail dan Bus RapidKL. kalau mau melanjutkan ke Genting, bisa naik Go Genting Bus. mereka juga menyediakan sistem paket dengan permainan outdoor dll.

di seberang KL Sentral banyak tersedia hotel budget dengan tarip sekitar 50 RM. harga yang tertera negotiable. dari sisi lokasi memang masih cukup jauh dari tengah kota, tapi kalo mau akses gampang ke airport, disini tempat yg paling tepat. yang harus diingat  jam operasi transportasi publik di KL antara jam 06.00 sampai 23.30, sehingga di luar jam itu harus menggunakan taxi.

Puduraya Bus St

lokasinya di jalan Pudu, dekat dengan Chinatown. untuk menuju kesini bisa dengan bus atau dengan Star LRT, turun di Plaza Rakyat St. kalau kita mau ke Singapur atau Thailand atau kota lain bisa naik bus dari sini. ada beberapa provider bus, yg terpercaya adalah Transnational Express, busnya pemerintah Malaysia.

estimasi harga (RM) dan lama perjalanan :
Melaka – 10 (2.5 Hrs)
Penang – 25 (5 Hrs)
Johor Bahru – 20 (4 Hrs)
Singapore – 25 (5.5 Hrs)
Hat Yai (Thailand) – 45 (9 Hrs)

info terbaru, stasiun ini lagi dipugar sehingga direlokasi ke Komplek Bukit Jalil. Tersedia RapidKL Shuttle buses, dari Puduraya ke Bukit Jalil & sebaliknya dengan tarip 2 RM.

Petaling Street (Chinatown)

terkenal dengan pasar malamnya, kita bisa menjumpai banyak barang-barang bermerek tapi palsu, souvenir, dan chinese food. untuk mendapatkan harga murah, seperti di Indonesia, selalu bargain minimal setengah harga. kalau malam, jalanan akan dipenuhi kios-kios pedagang, sehingga akan penuh sesak. hati-hati dengan uang & barang berharga, karena dimana-mana selalu ada copet.

di Petaling banyak hotel-hotel murah dan terjangkau, waktu itu gw sempat menginap di StayOrange Hotel. kalau mau mendapatkan harga murah, kuncinya mesti memesan beberapa bulan sebelumnya lewat website. kalau go show, harganya kemahalan. waktu itu, gw bisa dapat harga 23.7RM untuk single bed, dan 11.5RM untuk tipe bunk bed (2 orang). fasilitas yang didapat sudah AC, tv, wifi, towel & sabun, kamar mandi dalam (kecuali bunk bed yang harus sharing). minusnya, tidak ada lift (sedangkan hotelnya 5 lantai), kamar juga sempit banget, pintu kamar mandinya transparan, dan tidak ada fasilitas parkir & kolam renang. lokasinya persis di sebelah kiri gerbang Petaling Street, sebelah McD.

di seberang jalan ada mall Kotaraya, tidak jauh dari sana ada stasiun bus Puduraya. sedangkan kalau ke arah KL Sentral, ada Central Market / Pasar Seni. ke semua tempat bisa ditempuh by walk. di CM juga banyak dijual souvenir, tempatnya juga lebih nyaman karena ada AC. untuk menuju kesini bisa naik Putra LRT, turun di Pasar Seni St. dari KL Sentral hanya berjarak 5 menit by bus dengan tarip sekitar 1 RM, bisa naik Rapidkl nomor B112, atau bus jurusan Kotaraya.

KLCC

Kuala Lumpur City Centre, disini kita bisa jumpai menara Twin Tower Petronas, yang merupakan salah satu landmark KL. selain itu juga terdapat mall Suria, Aquaria, Petrosains, and Petronas Art Gallery (Galeri Petronas). di belakang KLCC, terdapat KLCC Park, tempat yang nyaman banget buat rekreasi atau sekedar joging. KLCC dikelilingi oleh banyak gedung-gedung bisnis, tempat hiburan maupun hotel-hotel. salah satu landmark yg tidak jauh dari sini adalah KL Tower, yg letaknya di Bukit Nanas. cuma tidak gratis seperti Twin Tower (tarip 38 RM, open from 9 am-10 pm).

untuk masuk ke Skybridge Twin Tower disarankan untuk antri ambil tiket dari pagi sekitar jam 6-7, karena jatah kunjungan per hari dibatasi sehingga biasanya jam 11 siang tiket sudah habis. konter tiket terletak di Concourse Floor (underground), buka mulai dari jam 8.30 am. Skybridge buka setiap hari selasa sampai minggu dari jam 9.00 am sampai 5.00 pm.

untuk menuju kesini bisa naik LRT Putra, turun di KLCC St. yg letaknya di underground. kalau berangkat dari Pasar Seni, bisa naik bus dari belakang pasar, stop di jalan Ampang.

Bukit Bintang

daerah ini bisa dibilang merupakan pusatnya shopping dan night life di KL, mungkin mirip dengan Orchard Road di Singapur. lokasinya juga strategis di tengah kota, dekat kemana-mana.

ada banyak tempat perbelanjaan, diantaranya Berjaya Plaza, Berjaya Times Square, Bukit Bintang Plaza, Imbi Plaza, Pavilion KL, Starhill Plaza, Lot 10, Low Yat Plaza (pusat elektronik), Sungei Wang Plaza (mirip ITC). selain itu bagi penggemar cokelat bisa mendatangi Beryl’s Chocolate Kingdom, alamat lengkapnya : Jalan Utara No 38, Off Jalan Imbi.

untuk menuju kesini bisa naik Monorail, turun di Bukit Bintang St. begitu keluar sudah langsung ke Sungei Wang Plaza dan BB Plaza. kalau dari KLCC, bisa naik bus B103.

Trip to Malaysia

θ Kuala Lumpur

θ Off KL: Genting Highlands, Melaka & Sleep Train to SG

θ Kota Kinabalu

Bencoolen part 2

untuk lokasi wisata di luar kota, ada beberapa tempat, namun gw hanya sempat mendatangi satu lokasi.

8. Air Terjun Pa-lak Siring / Kepala Siring
lokasinya di Kemumu, Arga Makmur. dari Bengkulu memakan waktu kurang dari 2 jam kalau lewat Lais. sebenarnya bisa satu jam-an kalau lewat Lubuk Durian, cuma jalannya sekarang rusak parah. lewat Lais pun tidak bisa dibilang mulus sekali, di beberapa tempat banyak dijumpai jalan berlubang sehingga tidak bisa ngebut.

perjalanan ke Lais tidak sampai 1.5 jam. 15 menit sebelum masuk Lais ada Pantai Pasir Palik, spotnya lumayan keren. kalau sempat, bisa istirahat di pondok-pondok di pinggir tebingnya sambil menikmati pemandangan ke laut. sayangnya gw tidak sempat berhenti karena mengejar waktu, jadinya tidak sempat ambil foto juga.

Di Arga-Makmur, angkutan yg banyak adalah bentor (becak motor), tarip sekitar 2k / orang, bisa diisi maks 3 orang.

dari Arga-Makmur cuma sekitar 10-15 menit ke Pa-lak-Siring. di sepanjang jalan menuju lokasi, kita akan disuguhi pemandangan sawah-sawah teras siring, dan Bukit-Barisan, keren loh.

Pa-lak Siring adalah air terjun yg digunakan untuk irigasi sawah-sawah disana.
untuk menuju kesana, harus menuruni anak tangga yg berjumlah sekitar 200 buah. percaya tidak percaya, setiap orang yg mencoba menghitung jumlah anak tangga, tidak ada yg sama. kalau mau turun lagi, ada jalan setapak sampai ke bawah, dimana kita bisa mandi di sungainya. gw cuma sampai jembatan di atas air terjun, kalau sampai ke bawah katanya lebih bagus lagi.
cocok nih buat para pecinta alam. kalau hari biasa, di gerbang tidak ada penjaganya, jadi masuk gratis. ga tau berapa tarip masuknya kalau weekend.
gw cuma mau mengingatkan, jalan turun si gampang, tapi jangan lupa sewaktu pulangnya

9. Air Panas Suban
lokasinya 6 km dari Curup, Rejang Lebong. disini terdapat air terjun dengan ketinggian 90 m dan juga batu keramat yg dinamakan Batu Menangis. gw belum kesampaian kesini. info detail bisa klik disini

Kuliner
1. Tahu Udang Bengkulu
hanya sempat nyoba di daerah Skip, di Jl. Flamboyan. tadinya gw pikir tahu isi udang, tapi ternyata tahunya dipotong tipis, diaduk dalam adonan yg dicampur dengan udang kecil dan digoreng 2 kali. rasanya enak dan harganya murah, cuma 700 perak per potong.

2. Pempek 10 Ulu
ikannya cukup terasa, cukonya juga enak. harganya gw lupa.

3. Nasi Goreng Jam Gadang
nasi gorengnya sudah dimasak, tinggal diambil. dengan telor dan suiran ayam, harganya 11k.

4. Rumah Makan Inga Raya
masakannya khas Bengkulu, dengan saung-saung dan leseh-an. lokasinya di daerah pasar Bengkulu, setelah pantai Jakat.

disini akan disajikan semua menu, kita tinggal duduk di dalam saung, mirip-mirip resto padang, yg dibayar hanya yg kita makan. nasinya dihitung 5k per orang,  gratis mau nambah berapa kali.

menu yg enak adalah sambel ikan bleberan, ikan digoreng garing dan dipotong kecil-kecil. harganya seporsi 7k. tempoyak ikan juga lumayan enak, harga seporsi 15k. tempoyak adalah masakan khas Palembang yg berasal dari durian yg sudah difermentasi. rasanya sedikit asam kecut, tapi enak sekali bagi yg suka.
minumnya es dogan pake gula aren. satu gelas besar (benar-benar besar loh) harganya 6k. segerrrr.

5. Pasar Minggu, dekat Mega Mall
pada malam hari, di sepanjang jalan banyak pedagang yg jualan makanan.

Info Sewa Motor & Mobil
gw hanya sebatas memberikan info, gw sendiri BELUM PERNAH menggunakannya. nanti silahkan tanya sendiri.

1. cello rental : 0811 2260728
Motor 50k, mobil 170k
2. icon tour : 0811 734432
Sewa jam / hari / bulan, antar jemput bandara
3. rizal auto rental : 0813 67291828
Sewa mobil & motor

Trip to Bengkulu

θ Bengkulu Part 1

θ Bengkulu Part 2

Bencoolen part 1

panasnya luar biasa selama seminggu di Bengkulu, bikin kulit jadi hitam.
tapi pemandangan tempat wisatanya memang bagus, sayang masih belum tertata dengan rapi & baik. pekerjaan rumah bagi dinas pariwisatanya supaya bisa mempromosikan lebih baik lagi.

ini ada oleh-oleh sedikit dari tanah Bengkulu.

Penerbangan
kalau normalnya, rate pesawat Jakarta-Bengkulu berkisar 300-400k, musim libur bisa sampai 1 jutaan.
ketika promo Mandala Air kemarin, cuma 99k/oneway, itu sudah include bagasi 20 kg, tapi kita tidak mendapatkan makanan.
untuk airline lainnya, juga ada Sriwijaya, Batavia, Lion dan Susiair (khusus ke Muko-Muko dan Kota Padang)

Fatmawati Airport
dulu namanya Padang Kemiling Airport sebelum Presiden Megawati menggantinya menjadi Fatmawati Airport.
airportnya  kecil, sedikit mirip Abd Rahman Saleh Airport di Malang. airport taxnya juga cuma 15k, plus sumbangan buat pemda 2k.

di tempat menunggu bagasi kita bakal ditawarkan taxi. didalam airport ? yup, bahkan kita juga bisa mengantar orang sampai tempat menunggu keberangkatan. taripnya sekitar 60k / mobil untuk semua area di dalam kota. jenis mobilnya beragam, dari sedan sampai innova. makanya kalau rombongan besar, lebih baik pilih mobil yg besar.

kalau mau naik angkot, tinggal jalan kaki ke depan, jaraknya tidak begitu jauh. jaraknya mirip dengan Adi Sucipto Airport di Jogja. hanya saja jumlah angkot bisa dihitung, warnanya putih, rate 2k. jarak dari airport ke kota sekitar 10-15 menit. yg pasti jalanannya dijamin lancar, tidak ada macet. arah airport juga suka disebut ke STQ, yaitu nama gedung tempat penyelenggaraan MTQ yg lokasinya tidak jauh dari airport. sekedar info, disana angkot menggunakan warna, bukan nomor. ada 4 warna : putih, kuning, hijau dan merah.

Objek Wisata
1. kediaman Bung Karno sewaktu diasingkan oleh Belanda
letaknya di Anggut, dari simpang lima sudah kelihatan gerbangnya. sepanjang jalan itu memang dikondisikan buat pusat oleh-oleh dan jajanan khas Bengkulu.
tidak jauh dari situ juga ada rumah Ibu Fatmawati.

di teras masuk disambut oleh petugas dinas pariwisata, kita diminta untuk mengisi buku tamu. biaya masuknya tidak tahu persis berapa, soalnya berempat cuma diminta 2.5k, mungkin hitungannya per rombongan. sedang di teras belakang ada yg menjual souvenir Bengkulu, selain itu juga ada sumur yg konon kalau kita membasuh muka disana akan sukses…..KATANYA…..

2. Bunga Raflesia Arnoldi
tumbuhan parasit yg tumbuh terutama di Taman Nasional Kerinci Seblat yg membentang dari Sumbar, Jambi, Bengkulu & Sumsel. daerah Curup kabarnya merupakan tempat yg mudah ditemukan bunga ini. Bunga rafflesia telah dijadikan sebagai motif utama Batik Besurek (batik khas Bengkulu).
bunga terbesar di dunia ini hanya hidup selama seminggu, setelah itu layu dan mati. sayangnya gw tidak sempat menemukan tumbuhan ini.

3. Fort Marlborough
benteng ini terletak di pinggir pantai Pelabuhan Lama, yg terletak diantara pantai Panjang dengan pantai Jakat.
daerah Pelabuhan Lama, selain terdapat benteng juga terdapat Tapak Paderi, China Town, TPI (Tempat Penampungan Ikan) & Tugu Thomas Parr.

biaya masuk 2.5k / orang, di dalam benteng ada 4 batu nisan, dan 3 makam Inggris, salah satunya adalah Thomas Parr, yg terbunuh oleh pemberontakan rakyat Bengkulu pada masa itu. selain itu juga ada taman dan meriam-meriam tua.

di sekitar benteng juga ada parit yg sekarang kosong dan ditumbuhi oleh rumput hijau. kalau sore, banyak anak-anak muda yg nongkrong disini.

gerbang belakang

dari atas benteng, kita bisa memandangi teluk buatan dan Tapak Paderi.

di depan benteng juga ada Pasar Baru Koto, lokasinya di seberang Tugu Thomas Parr, dan di samping gerbang china town. pada sore hari, banyak yg berjualan makanan di area pasar. sayang daerah chinatown seperti kota mati, tidak kelihatan aktifitas apapun.

4. Pantai Panjang
disebut pantai Panjang karena memang pantai ini membentang panjang dari ujung sampai Malabro. di sepanjang pantai terdapat banyak warung yg berjualan makanan dan minuman, cafe, hotel dan juga ada PIM (Hypermart). selain itu juga ada sport center dimana ada lapangan bola, basket dll, yg bisa digunakan bebas oleh masyarakat Bengkulu. pada sore hari, pantai ini akan cukup ramai, bahkan kadang-kadang di jalanan juga ada yg melakukan trek motor.

di pinggir pantai juga disediakan banyak tempat duduk dari kayu, tapi sayangnya kita harus memesan makanan dan minuman kalau mau duduk disana. harga jagung bakar dan kelapa muda ga begitu mahal, masing-masing sekitar 4k & 8k.

5. Tapak Paderi
lokasinya persis di seberang benteng, dengan view menghadap ke teluk buatan. di sampingnya ada lapangan luas dimana juga banyak yg menjual jagung bakar dan kelapa muda, yg disajikan langsung dengan batok kelapanya, dengan harga sama seperti di pantai Panjang.

di teluk buatan juga disewakan kapal kayuh buat mengitari teluk.
enak buat hangout menghabiskan sore disini.

6. Pantai Jakat
tidak jauh setelah melewati Tapak Paderi dan TPI, kita akan memasuki pantai Jakat. secara umum tidak jauh beda dengan pantai-pantai sebelumnya, ada permainan air dan warung-warung di pinggir pantai.

di ujung pantai, kita akan memasuki daerah Pasar Bengkulu. nantinya sini akan dipusatkan untuk tempat oleh-oleh khas Bengkulu. sama seperti yg lain, disini juga banyak warung-warung makan, yg cukup terkenal adalah rumah makan Inga-Raya.

7. Danau Dendam-Tak-Sudah
ada cerita terkait kisah tragis dari sepasang muda mudi yg bunuh diri karena tidak direstui orang tua mereka. dulu infonya, ada banyak permainan air di danau ini, tapi karena banyak terjadi kecelakaan, sekarang sudah ditiadakan.

di sepanjang pinggir danau terdapat pondok-pondok untuk tempat istirahat sambil makan jagung bakar dan minum es kelapa muda. harganya sedikit lebih mahal dibandingkan di daerah pantai, masing-masing 5k & 10k.

kalau kita duduk memandang danau, kita akan disuguhi pemandangan Bukit-Barisan dan kawasan cagar alam berbagai fauna dan flora dari kejauhan .

semua lokasi wisata di atas, dapat ditempuh sehari saja karena letaknya tidak jauh dari tengah kota, kalau orang Bengkulu bilang, “deke’ deke’ sikolah“.

Trip to Bengkulu

θ Bengkulu Part 1

θ Bengkulu Part 2

Kuliner murah meriah di Bandung

setiap diajak ke Bandung pasti exciting, padahal kalau sampai disana, tidak kuat menghadapi jalanan yg macet. masa sudah tiap hari sarapan macet di Jakarta, masih dihajar macet lagi waktu liburan. sebaiknya memang jangan weekend kalau mau ke Bandung. karena sepertinya semua orang Jakarta pada pindah kesini.

Warung Lela (Wale), Jl.Kupa Kompleks Rancakendal, Dago Atas
>> view ke kota Bandung dari atas bagus banget, apalagi kalau malam. cuma siap-siap sulit parkir, terutama weekend. sepanjang jalan berjejer resto /cafe. lokasi wale di paling ujung, dekat mesjid.
>> yg wajib dipesan : mie ayam jamur. enak dan harganya juga murah : 12k.

Cabe Rawit, Jl. Teuku Umar, Dago
>> tempatnya cozy. Mon – Fri:10:00 am – 11:00 pm, Sat – Sun:10:00 am – 1:00 am
>> banyak yg merekomendasikan kulit keju gulung. ada 2 jenis : beef & tuna, dengan harga 17.5k. bagi gw rasanya biasa saja, seperti kebab gitu, enakan the crepes malah.
alpokato nigernya enak, alpokat dikerok (bukan jus) dengan tambahan 1 scop es krim vanila. maknyuss, 18.5k
rawonnya juga lumayan enak, 14.5k (+ nasi 4k)

Surabi Enhaii, Jl. Setiabudi (samping kampus NHI)
>> kisaran harga 3.5k-8k. topingnya beragam, mulai dari oncom, pisang keju coklat, smoked beef & chicken. lebih enak yg rasa spesial, pake mayonaisse dan keju.

Pom Ta-hu (Tofu) Lembang

>> tampilan luarnya unik mirip pom bensin, di dalamnya ada factory outlet, tempat bermain outdoor, dan foodcourt dengan beragam makanan yg terbuat dari bahan dasar tofu. bisa drive thru juga. cocok buat rekreasi bersama keluarga.
>> bahan dasar tofu dicampur dengan susu, harga per kotak isi 10 : 15k

Batagor Kingsley, Jl. Veteran No 25
>> setiap gw tanya, batagor mana yg paling enak, semuanya pada nunjuk kesini. jadi ingin coba, tapi sayangnya tutup waktu gw datang. ternyata, tiap hari KAMIS TUTUP

Batagor Riri, Jl. Burangrang
>> ada banyak cabang juga, salah satunya di FO level outlet, Dago. hanya saja di cabang cuma jual batagor. harga 7k / potong

Warung Ceu Mar, Jl. Terusan ABC
>> lokasinya dekat sungai Cikapundung, kalau masuk dari Jalan Asia Afrika, setelah gedung Merdeka (sebelum kantor pos), belok kanan masuk ke jalan Banceuy, terus belok kanan lagi sudah terusan ABC. buka mulai sore sampai pagi.
menunya sih sama seperti warung nasi pada umumnya, dengan menu spesialnya gulai daging. hanya saja kita makan di area terbuka di sepanjang trotoar. kalau sudah malam, susah untuk dapat tempat duduk.
makanannya tidak istimewa banget, ga tau juga kenapa ramai sekali. mungkin karena lokasinya.

Ta-hu (Tofu) Sumedang Bungkeng, Jl. Sudirman 393
>> kalau dari Asia Afrika jalan lurus saja, langsung lanjut ke Jalan Sudirman. tempatnya di kiri jalan, dengan bentuk gedung tua. ta-hunya enak & harganya murah, cuma 1/2k alias gopek / potong. cocok buat cemilan atau oleh-oleh. kalau mau pulang ke Jakarta, sudah dekat dengan pintu tol Kopo.

Itinerary Bali

Perjalanan ini dilakukan pada bulan September selama 4 hari 3 malam, dengan total yg ikut 5 orang.

total cost di bawah belum termasuk makan, oleh-oleh  dan biaya on the spot

basic akomodasi (in Indonesian Rupiah’s) :
– taxi dari rumah ke Soekarno Hatta Airport : 140k (include biaya tol)
– pesawat promo Airasia. total 328k PP (include bagasi 2*15 kg)
– Airport tax Soekarno Hatta : 40k * 5
– sewa mobil (karimun) : 145k * 2 hari
– bensin : 150k
– hotel Tune Legian : 225k (2 double room standar * 3 malam)
– taxi dari hotel ke airport : 20k
– Airport tax Ngurah Rai : 30k * 5
– bis airport : 20k * 5
– taxi dari terminal bus ke rumah : 18k

total biaya : 1621k (@ 324k / orang)

θ Bali Day 1

θ Bali Day 2

θ Bali Last Day

θ Itinerary Bali